Wakatobi Update adalah media informasi yang berkomitmen memberikan berita dan update terpercaya, menjangkau seluruh masyarakat di wilayah Wakatobi: Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko.

Sebagai portal informasi, Wakatobi Update berkomitmen menghadirkan berita yang cepat, akurat, dan terpercaya untuk masyarakat di seluruh wilayah Wakatobi, meliputi Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. 

Wakatobi Update hadir sebagai sumber informasi terpercaya yang menyajikan berita terkini, edukasi, dan perkembangan daerah bagi masyarakat di empat gugus kepulauan Wakatobi: Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko.

Wakatobi Update berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, cepat, dan terpercaya kepada masyarakat di seluruh wilayah Wakatobi: Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko.

Search

Gerak Cepat Aparat, Kasus Penganiayaan Hingga Korban Meninggal Dunia Berhasil Diungkap dalam Hitungan Jam

  • Share this:
Gerak Cepat Aparat, Kasus Penganiayaan Hingga Korban Meninggal Dunia Berhasil Diungkap dalam Hitungan Jam

Wakatobi – Seorang warga menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di wilayah Kabupaten Wakatobi. Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba dan sempat menggegerkan masyarakat Desa Wungka, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, pada Jumat (27/3/2026).

Berdasarkan keterangan saksi bernama Sufiana, kejadian bermula saat dirinya baru pulang dari kebun menuju rumah. Setelah beristirahat sejenak, ia mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan. Mendengar hal tersebut, saksi segera menuju sumber suara di area perkampungan.

Di lokasi kejadian, saksi mendapat informasi bahwa korban bernama La Mandi telah menjadi korban pembacokan dan mengalami luka serius. Saat melihat langsung kondisi korban, saksi mendapati adanya luka tebasan senjata tajam pada bagian perut dan lengan kiri, dengan kondisi yang sangat parah.

Selanjutnya, bersama warga lainnya, korban segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Kabupaten Wakatobi. Namun, karena luka yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSUD Palagimata, Kota Baubau, pada Kamis (26/3/2026) untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, pihak kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP). Dalam perjalanan, Kapolsek Wangi-Wangi Selatan, Iptu Muhammad Darwis, S.Si., sempat menemui kerumunan warga yang hendak menuju lokasi kejadian di area kebun yang berjarak sekitar 3 kilometer dari jalan poros.

Kapolsek kemudian memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak kepolisian.

Kasi Humas Polres Wakatobi, Aiptu Asbar, menuturkan bahwa berkat kerja sama antara aparat kepolisian dan masyarakat, dalam waktu kurang dari empat jam, terduga pelaku berinisial (LM) berhasil ditemukan dan diamankan ke Polres Wakatobi. Meski sempat terjadi upaya dari sejumlah warga untuk melakukan tindakan terhadap pelaku, situasi berhasil dikendalikan oleh aparat kepolisian.

Saat dilakukan pengecekan oleh Kasi Humas di RSUD Palagimata, Kota Baubau, setelah salat Jumat, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dibawa kembali ke Wakatobi sekitar pukul 16.03 WITA menggunakan ambulans, menuju Pelabuhan Malaoge untuk selanjutnya diseberangkan ke Wanci menggunakan kapal laut.

Dari informasi sementara, terduga pelaku (LM) diduga mengalami gangguan kejiwaan. Namun demikian, motif dan penyebab pasti terjadinya penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Admin Dou

Admin Dou

Editor Wakatobi Update

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *

Wakatobi Update menggunakan cookie untuk memastikan kenyamanan pengguna serta meningkatkan kualitas layanan dan konten. Dengan terus mengakses situs ini, Anda dianggap telah menyetujui kebijakan cookie kami. Cookie Policy